Minggu, 01 Agustus 2010

Doa Bijak untuk Mohon Jodoh

Tuhanku,
Aku berdoa untuk seorang pria, yang akan menjadi bagian dari hidupku.
Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya.
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.
Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting.
Yang paling penting adalah sebuat hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Yesus.

Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup,
sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehatiku ketika aku berbuat salah.
Seorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.

Aku tidak meminta seorang yang sempurna,
Namun aku meminta seorang yang tidak sempurnaa, sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMU.
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.
Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Dan aku juga meminta :
Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat pria itu bangga.
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU, sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.
Berikanlah RohMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.
Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku mataMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.
Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari.
Berikanlah aku bibirMU dan aku akan tersenyum padanya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat
mengatakaan "betapa besarnya Tuhan itu karena Engkau telah memberikan
kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".

Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.
Amin


Taken from heartnsouls.com

Jangan Takut Mencintaiku,sayang...~~

Sayang, jangan takut mencintaiku
Jangan takut mengatakan cinta saat aku marah
Jangan takut memelukku saat aku sedih
Jangan takut menciumku saat aku kesal

Jangan setengah-setengah menginginkanku

Jangan hanya menyanjungku saat aku bermanis-manis
Jangan hanya merengkuhku saat aku penuh kasih sayang
Jangan hanya menemanisku saat aku senang

Jangan berhenti mencintaiku saat aku membutuhkan
Jangan berhenti memelukku saat aku kesakitan
Jangan berhenti merinduku dalam kesendirian

Jangan ragukan cintaku kala aku menyebalkan
Jangan ragukan diriku saat kita berkejauhan
Jangan ragukan hatiku kala cinta dalam ujian

BelajarLah...~~

Belajarlah untuk menyendiri
Tanpa harus merasa sendiri dan kesepian
Bukan pula untuk mengasingkan diri

Belajarlah untuk memberi waktu untuk diri sendiri
Tanpa merasa takut tidak ada waktu bagi teman
Tanpa merasa akan ditinggal pergi
Dan bukan pula untuk memupuk ego diri

Belajarlah untuk introspeksi tanpa menghakimi diri
Tanpa takut jujur pada hati nurani
Bukan pula untuk menjadi fanatik

Belajarlah untuik melihat bahwa kesendirian adalah
Saat-saat istimewa bagi hati dan jiwa
Untuk memberi tanya dan menganalisa jawab
Untuk mengingat, merenung dan meresapkan kenangan
Untuk menangis, meratap dan melepaskan gundah
Untuk memeluk asa, membangun cita dan semangat
Untuk menyandarkan diri pada Ilahi dan
Belajar berbahagia bersama diri sendiri

Bukan berarti diri terisolasi
Bukan pula berarti segala sesuatu dari, oleh
Dan untuk diri sendiri

Teman adalah Hadiah

Teman adalah hadiah dari yang di atas buat kita.
Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.
Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek. Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam, saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama. Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.
Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dll.
Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar dari mereka. Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKAN-lah karena mereka pada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.
Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut" mereka luka atau mereka "takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll. Itulah cara mereka mempertahankan diri.
Mereka akan bilang:
"Menari itu tidak menarik"
"Tidak ada yang cocok denganku"
"Teman-temanku sudah lulus semua"
"Aku ini buruk siapa yang bakal tahan denganku"
"Kisah hidupku membosankan"
Mereka tidak akan bilang:
"Aku tidak bisa menari"
"Aku membutuhkan kamu denganku"
"Aku kesepian"
"Aku butuh diterima"
"Aku ingin didengarkan"
Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek, entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.

TUHAN TAU..~~part II

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu berapa keras engkau sudah berusaha..

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu dengan begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelpon...
Tuhan selalu berada di sampingmu..

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya..

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa pusing atau tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu..

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu..

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur...
Tuhan telah memberkatimu..

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu..

Ketika kau memliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu..

Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap...
TUHAN TAHU..

TUHAN TAU...~~!!!

Tuhan tahu…
Ketika engkau lelah dan putus asa
Karena usaha yang sia-sia
Betapa engkau telah mencoba
Dan menangis begitu lama

Tuhan sudah menghitung air matamu

Ketika engkau merasa sudah tak mampu bertahan lagi
Dan waktu berlalu begitu saja
Tuhan sebenarnya sudah menunggumu
Ketika engkau merasa kesepian
Dan teman-temanmu terlalu sibuk…

Tuhan ada di sisimu

Ketika engkau berpikir telah mencoba segala sesuatu
Dan tidak tahu ke mana harus berpaling
Tuhan mempunyai jalan keluar
Ketika semua tidak masuk akal dan engkau bingung

Tuhan mempunyai jawabannya

Ketika hidupmu menjadi cerah
Dan engkau menemukan banyak harapan…
Tuhan berbisik kepadamu
Ketika segala sesuatu menjadi lebih baik
Dan banyak hal yang engaku syukuri

Tuhan sudah memberkatimu

Ketika sesuatu menggembirakan terjadi
Dan engkau terpesona

Tuhan sedang terpesona kepadamu
Ketika engkau mempunyai tujuan untuk dilaksanakan
Dan impian untuk dicapai

Tuhan sudah memberikan dan memanggil namamu

Ingatlah dimanapun engkau berada
Dan apapun yang engaku hadapi

Tuhan tahu!!!!!!!!!!

Tuhan tolonglah untuk selalu ingatkan aku
Bahwa tidak ada sesuatupun
Yang terjadi padaku hari ini
Yang Engkau dan aku
Tidak dapat menyelesaikannya
Bersama-sama

Ukuran yang paling tepat untuk kasih Allah adalah
“Kasihnya tidak terukur”

Tolong Dengarkan Apa yang Tidak Kukatakan

Jangan terperdaya olehku
Jangan terperdaya wajah yang kukenakan
Karena aku memakai topeng
Aku memakai ribuan topeng
Topeng yang takut aku merasa takut melepasnya
Dan salah satu dari topeng itu adalah wajahku sendiri
Berpura-pura adalah seni yang menjadi ciri keduaku
Namun jangan terperdaya
Aku memberi kesan padamu bahwa aku terlindungi
Dengan kegembiraan dan sikap tak terganggu
Di dalam maupun di luar

Percaya diri adalah namaku dan ketenangan adalah mainanku
Tak seorangpun yang kuperlukan
Namun jangan percayai aku
Tolong
Wajahku mungkin terlihat mulus, namun wajahku adalah topengku
Yakni topeng yang selalu berbeda-beda dan selalu tersembunyi
Di balik topeng ini tersembunyi rasa tidak puas
Rasa tidak puas pada diri sendiri
Di balik topeng ini tinggallah jati diriku dalam kebingungan
Dalam ketakutan
Dalam kesendirian
Namun aku sembunyikan hal ini
Aku tak ingin seseorang tahu hal ini
Aku panik dengan pikiran kelemahan dan ketakukan yang kuperlihatkan
Itu sebabnya dengan rasa bingung aku menciptakan topeng ini untuk bersembunyi

Penampilan yang tenang dan rumit kulakukan untuk membantuku berpura-pura
Untuk menutupiku dari pandangan orang-orang yang mengetahuinya
Namun pandangan semacam itu adalah penyelamatku
Satu-satunya penyelamatku
Dan aku tahu hal itu
Yakni bila hal itu diikuti penerimaan
Itulah satu-satunya hal yang dapat membebaskan diriku dari diriku sendiri
Dari dinding penjara yang kubuat sendiri
Dari penghalan yang kudirikan dengan sangat hati-hati
Itulah satu-satunya hal yang dapat meyakinkanku dari hal yang tidak dapat kuyakinkan
Bahwa aku benar-benar sesuatu yang bernilai

Tetapi aku tidak menyatakan ini padamu
Aku takut pandanganmu tidak akan diikuti penerimaan dan cinta
Aku takut kamu akan sedikit berpikir tentangku
Kamu akan tertawa dan ketawamu akan melukaiku

Aku takut jauh di lubuk yang paling dalam aku tidak percaya
Dan anda akan melihat hal itu dan menolakku
Jadi kumainkan sebuah permainan, permainan berpura-pura
Dengan penampilan yang meyakinkan di sisi luar
Jadi ketika aku menjalani kegiatanku aku terpedaya oleh ucapanku

Tolong dengarkan dengan hati-hatidan coba dengarkan apa yang tidak kukatakan
Apa yang ingin kukatakan namun tidak dapat kukatakan
Siapa aku mungkin kamu bingung
Aku adalah orang yang kamu kenal baik
Karena aku adalah setiap laki-laki yang kamu temui
Setiap perempuan yang kamu temui